Christien Meindertsma, warga belanda, dalam bukunya PIG05049 menuliskan bahwa DARAH BABI digunakan dalam pembuatan filter rokok. Darah babi dalam filter berfungsi sebagai penyaring racun asap rokok.
Dengan menghisap rokok, perokok tidak hanya menghisap racun-racun tetapi juga menempelkan darah babi (benda najis dan haram) ke dalam mulutnya. Penemuan ini merupakan pukulan berat bagi perokok muslim, yahudi, dan vegetarian karena mengkonsumsi benda yang terlarang bagi mereka (Prof. Simon Chapman dariUniversity of Sydney)
Tulus Abadi dari YLKI membenarkan bahwa industri rokok nasional menggunakan filter import dalam memproduksi rokok karena sampai saat ini tidak ada filter yang diproduksi di dalam negeri.
Masih mau ngerokok atau masih berdalih makruh? ingat ada babi di dalam tiap rokok filter anda.
Filed under: Uncategorized




